New Balance 574 adalah salah satu model paling konsisten dalam sejarah sneaker. Pertama kali diperkenalkan pada 1988 sebagai sepatu running teknologi tinggi, kini 574 lebih dikenal sebagai ikon streetwear yang timeless. Di Indonesia, 574 populer karena desainnya yang clean, nyaman dipakai seharian, dan harganya yang lebih terjangkau dibanding brand luxury.
Popularitas itulah yang membuat 574 menjadi target pemalsuan. Replika NB 574 beredar di banyak marketplace, dan beberapa cukup meyakinkan secara visual. Panduan ini membahas titik-titik detail yang membedakan 574 asli dari tiruannya.
Checklist Legit Check New Balance 574
| Area Pengecekan | Asli | Palsu |
|---|---|---|
| Logo "N" di samping | Clean, seams presisi, trademark di posisi benar | Seams tidak rapi, posisi trademark salah |
| Kode model di tag | Tertulis "574" dengan jelas | Sering salah: "577" atau format berbeda |
| Jahitan tag di lidah | Brand name dijahit di antara logo dan model number | Sering tidak ada atau hanya dicetak |
| Barcode box vs lidah | Kode identik dan bisa dipindai | Tidak match atau tidak terpindai |
| Kualitas mesh/suede | Breathable, lembut, quality feel | Kaku, synthetic, lebih berat |
| Insole | Tebal, ada lubang breathable, heelpad silver | Tipis, tidak ada fitur tersebut |
| Outsole logo | NB logo jelas di area heel | Buram atau tidak ada |
| Serial number | Beda antara sepatu kiri dan kanan | Sama di keduanya |
| Berat per sepatu | Sekitar 380 gram | Sering berbeda signifikan |
| Trademark symbol | Simbol (R) di sebelah huruf "e" di logo | Posisi berbeda atau salah |
Panduan Detail Per Area
1. Logo "N" dan Trademark Symbol
Logo "N" di samping New Balance adalah area pertama yang wajib dicek. Pada versi asli, seams di sekitar logo bersih dan presisi. Tidak ada loose thread, dan bentuk huruf "N" simetris sempurna dari semua sisi.
Detail yang sering dilewatkan: pada logo New Balance asli, simbol registered trademark (R) muncul di sebelah huruf "e" dalam kata "New", bukan di sebelah huruf "w". Ini detail yang sangat spesifik dan hampir selalu salah pada produk palsu. Jika kamu menemukan trademark di posisi yang berbeda, hampir pasti itu palsu.
2. Tag Model di Lidah Sepatu
Pada 574 asli, tag di lidah sepatu menunjukkan kode model "574" dengan jelas dan terbaca. Palsu sering membuat kesalahan di sini: kodenya bisa tertulis "577", "574.0", atau format yang tidak sesuai dengan standar New Balance.
Selain itu, ada detail unik pada NB asli: nama brand "New Balance" dijahit (bukan hanya dicetak) ke lidah sepatu, di antara logo dan nomor model. Ini fitur yang banyak palsu tidak replikasi dengan benar, karena proses jahit lebih mahal daripada sekedar cetak.
3. Verifikasi Barcode
Barcode di kotak sepatu harus identik dengan barcode di tag bagian dalam lidah. Scan kedua barcode dengan aplikasi di HP, keduanya harus mengarah ke produk yang sama.
Pada palsu, barcode sering tidak bisa dipindai sama sekali, atau memindai ke produk yang berbeda. Beberapa bahkan hanya tempelan stiker tanpa data valid.
4. Kualitas Material Upper
574 menggunakan kombinasi breathable mesh dan durable suede. Pada versi asli, mesh-nya terasa ringan dan breathable saat disentuh. Suede-nya lembut dengan nap yang konsisten.
Palsu hampir selalu menggunakan material yang lebih kaku dan synthetic. Rasanya lebih berat dan kurang natural. Warna pada upper asli juga lebih konsisten: tidak ada variasi warna yang tidak disengaja di area yang harusnya solid.
Cek juga jahitan di seluruh upper: asli punya double dan triple stitching di area-area kritis. Palsu biasanya hanya single stitch yang mudah lepas.
5. Insole: Fitur yang Sering Diabaikan
Insole 574 asli punya beberapa fitur yang jarang diperhatikan pembeli:
- Tebal dan padat, tidak tipis seperti karton
- Ada lubang-lubang kecil untuk sirkulasi udara (breathability holes)
- Di area heel, ada lingkaran silver kecil untuk thermoregulation
Palsu hampir tidak pernah mereplikasi ketiga fitur ini sekaligus. Insole-nya biasanya tipis, tidak ada lubang, dan tidak ada fitur silver di heel.
Cara lain: coba cabut insole. Pada asli, insole sedikit susah dicabut karena melekat dengan baik. Palsu sering punya insole yang terlalu mudah diangkat atau bahkan langsung lepas sendiri.
6. Serial Number Kiri vs Kanan
Detail ini hampir tidak pernah diketahui pembeli umum: sepatu kiri dan sepatu kanan pada New Balance asli memiliki serial number yang berbeda satu sama lain. Ini bagian dari sistem tracking produksi NB.
Palsu hampir selalu punya serial number yang sama di kedua sepatu. Cek ini langsung di tag dalam masing-masing sepatu.
7. Outsole dan Logo NB
Logo NB di bagian bawah outsole, khususnya di area heel, harus tercetak bersih dan jelas. Pada asli, ini bukan tempelan stiker, melainkan bagian dari molding outsole itu sendiri.
Palsu sering punya logo outsole yang buram, tidak jelas, atau bahkan tidak ada sama sekali. Tread pattern-nya pun biasanya kurang dalam dan detailnya tidak se-presisi versi asli.
8. Berat dan Feel Keseluruhan
574 asli per sepatu beratnya sekitar 380 gram (ukuran standar). Ini bisa kamu cek dengan timbangan dapur.
Palsu sering lebih berat karena menggunakan material foam yang lebih padat dan murah, atau lebih ringan tapi flimsy karena material yang terlalu tipis. Keduanya terasa "off" dibanding asli yang punya balance antara ringan dan sturdy.
Harga Referensi New Balance 574 Original di Indonesia (2025)
| Model | Harga Estimasi |
|---|---|
| NB 574 Core (colorways standar) | Rp999.000 - Rp1.399.000 |
| NB 574 Premium / Material berbeda | Rp1.299.000 - Rp1.799.000 |
| NB 574 Kolaborasi | Rp2.000.000 ke atas |
Harga di bawah Rp400.000 untuk 574 "original" hampir pasti palsu. New Balance tidak punya kebijakan diskon besar kecuali di event sale resmi yang terdokumentasi.
Di Mana Beli NB 574 Original?
- New Balance resmi: newbalance.com atau NB store di mal
- Authorized retailer: Foot Locker, JD Sports, Sports Station
- Official online: Tokopedia/Shopee Official Store New Balance Indonesia
Tentang New Balance 574

Diluncurkan pada 1988, NB 574 awalnya adalah upgrade dari model 576 dengan teknologi ENCAP midsole, kombinasi EVA foam dengan polyurethane rim yang memberikan cushioning sekaligus stabilitas. Desainnya dirancang untuk daily running, bukan kompetisi.
Tapi seiring waktu, 574 berevolusi menjadi ikon casual. Siluetnya yang clean dan tidak terlalu sporty tapi tidak terlalu formal membuatnya mudah dipadukan. Di Indonesia, 574 sering jadi "gateway shoe" bagi mereka yang baru masuk ke dunia sneaker karena harganya lebih accessible dibanding Air Jordan atau Yeezy.
Brand New Balance sendiri dikenal karena masih memproduksi beberapa modelnya di Amerika Serikat (dengan label "Made in USA"), meski 574 kebanyakan diproduksi di Vietnam dan China. Keaslian tidak ditentukan dari negara produksi, melainkan dari semua detail yang sudah dibahas di atas.
Sumber riset: SNKRDUNK authentication guide (Agustus 2025), iSpotFake (NB 574 authentication), Footwearify (scan QR code NB, Januari 2026), newbalance.com (harga resmi, awal 2025), Foot Locker Indonesia, DecentFoot (how to verify New Balance shoes).

Komentar
Posting Komentar